2020-04-24

Cegah Corona Sayangi Keluarga

Beberapa pekan terakhir Indonesia dilanda wabah mematikan yang bernama Covid 19. Covid 19 adalah nama penyakit yang menyerang sistem pernafasan disebabkan oleh virus corona jenis baru (Sars cov-2). Sebelumnya, virus corona diketahui hanya menginfeksi hewan, tetapi entah bagaimana virus ini kemudian bermutasi dan mulai menginfeksi manusia.
Screenshot website covid 19.go.id 24 April 2020
Screenshot Kamis, 23 April 2020
Covid 19 tidak hanya mewabah, tapi sudah menjadi pandemi dunia dengan jumlah orang terinfeksi mencapai jutaan orang, dan sekitar ratusan ribu meninggal dunia hanya dalam waktu 4 bulan saja (detilnya baca di sini). Jumlah orang yang terinfeksi semakin bertambah karena belum adanya obat dan vaksin yang efektif. Satu-satunya upaya untuk memerangi wabah Covid 19 saat ini adalah dengan antisipasi dan menekan penyebaran Covid 19 sampai obat atau vaksin Covid 19 ditemukan.

Mengapa kita harus Waspada?
Situasi Covid 19 Indonesia 24 April 2020
Screenshot tgl 23 April 2020
  • Covid 19 adalah penyakit yang sangat menular, bila anda pernah sakit flu, pernah masuk angin, pernah tidak enak badan, itu artinya anda tidak kebal, dan bisa tertular penyakit ini.
  • Covid 19 tidak mengenal usia, agama, jenis kelamin, suku, ras, dan negara, siapa saja berpotensi terinfeksi Covid 19 bila kontak dengan penderita Covid 19, baik kontak langsung maupun tidak langsung.
  • Covid 19 hingga saat ini belum ada obat atau vaksinnya
  • Bila penyebaran Covid 19 tidak terkendali, hal tersebut tidak hanya mengancam sistem kesehatan, tapi juga mengancam sektor ekonomi, keamanan, dsb. Dan korban yang terinfeksi maupun meninggal dunia mungkin akan semakin bertambah. Semoga hal ini tidak terjadi.

Gejala tertular Covid 19
Gejala dan penularan virus corona covid 19
Gejala klinis
  • Flu / Pilek
  • Batuk
  • Demam 
  • Sesak
  • Sakit Tenggorokan
Masa inkubasi covid 19
Perkembangan terkini, Terkadang orang yang positif terinfeksi tidak menunjukkan gejala seperti di atas, tapi tetap berpotensi untuk menularkan pada orang lain. Orang seperti ini disebut silent carrier, oleh karena itu, belakangan sangat disarankan untuk memakai masker dan juga menjaga jarak sosial/fisik walaupun kita dan orang sekitar tidak mengalami gejala gangguan kesehatan.

Saran bila anda merasa mengalami gejala mirip Covid 19
  • Bila anda mengalami gejala seperti di atas, jangan panik, positif thinking saja, karena belum tentu anda tertular Covid 19. 
  • Wajib gunakan masker
  • Jaga jarak dengan keluarga, dan beritahu keluarga bahwa anda sakit. Jaga jarak sosial/fisik dengan orang lain.
  • Konsultasi via telepon/online dengan dokter/petugas kesehatan, ikuti petunjuk yang diberikan. Bila keluhan kesehatan semakin bertambah (batuk/sesak), konsultasi kembali dengan dokter/petugas kesehatan. Ikuti petunjuk petugas kesehatan. Anda mungkin akan menjalani perawatan dan karantina bila terbukti positif (setelah menjalani tes)

Antisipasi Covid 19
Penularan dan pencegahan covid 19
Karena Covid 19 belum ada vaksin atau obatnya, maka supaya wabah tidak meluas dan korban tidak semakin banyak, maka diperlukan beberapa antisipasi, antara lain :

Social Distancing (jaga jarak sosial)
Sementara, tidak berkumpul, tidak berkerumun, tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang dalam satu tempat, tidak melakukan kegiatan yang tidak penting, tidak melakukan perjalanan yang tidak penting. #dirumahaja

Physical Distancing (jaga jarak fisik)
Karena penularan Covid 19 bisa melalui droplet yang keluar saat batuk atau bersin, maka jarak aman yang disarankan saat kontak dengan orang lain yang tidak jelas status kesehatannya adalah 1,5 - 2 meter.

Pakai Masker
Memakai masker sangat disarankan bagi siapa saja, baik bagi yang sehat maupun bagi yang sakit. Apalagi dengan adanya silent carrier, maka menggunakan masker diharapkan akan menurunkan angka infeksi, siapa tahu dengan menggunakan masker mungkin akan menyelamatkan anda, keluarga maupun orang sekitar.
Selain itu, dengan menggunakan masker akan mencegah tangan  memegang mulut dan hidung  langsung secara tidak sengaja.

Cuci Tangan
Karena virus corona mampu hidup di atas permukaan benda (kulit, kain, gagang pintu, dsb) hingga beberapa jam/hari, maka sangat disarankan untuk rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau dengan cairan antiseptik (bila air mengalir dan sabun sulit ditemukan).

*Saat tangan kita tampak kotor, terkena cairan bersin/batuk/darah maka wajib dicuci menggunakan air mengalir dan sabun selama sekurangnya 1 menit


Cara cuci tangan yang benar menurut who

Area yang disarankan untuk dibersihkan saat cuci tangan menurut WHO adalah :
TEPUNG SELACI PUPUT
1. Telapak tangan
2. Punggung tangan
3. Sela-sela jari
4. Ruas jari dibersihkan dengan pesisi tangan mengunci (lihat gambar)
5. Area Jempol kanan kiri (genggam dan putar)
6. Ujung jari kanan kiri (putar di atas telapak tangan)

Budayakan Hidup Sehat
- Tingkatkan Imun dan Iman, Iman bertambah, Imun semakin kuat. Dengan doa dan ibadah, hati menjadi lebih tenang dan otomatis imun juga semakin terjaga.
- Makan-makanan halal, sehat dan bergizi seimbang (misal: Nasi, lauk pauk, sayur, buah, air putih). Makanan halal pasti sehat dan bermanfaat.
- Jaga kebersihan diri dan lingkungan, (misal: potong kuku, sikat gigi,  ber-wudlu). Karena kebersihan sebagian daripada iman.
- Jangan biasakan memegang mulut, hidung, mata, apalagi dengan tangan kotor.
- Tidak dan jangan merokok ditempat umum. cuci tangan sebelum merokok, berhenti merokok bila memungkinkan.
- Rutin berolah raga.
- Dan kebiasaan sehat lainnya.

Demikian sedikit tips untuk mencegah penularan Virus Corona baru - Covid 19.

Karena keterbatasan pengetahuan, tips di atas mungkin tidak sempurna, silahkan hubungi saya. Kritik dan Saran anda sangat berharga.
Terima kasih sudah berkunjung.
Previous Post
Next Post

Author: