12.12.22

Es Krim - Cerita singkat dan Menarik

Es Krim - Cerita singkat dan Menarik

 


Suatu hari di negeri Paman Sam, seorang bocah lelaki berusia 10 tahun memasuki kafe hotel dan duduk di meja.  Seorang pelayan meletakkan segelas air di depannya.

 “Berapa harga es krim sundae?”

 " $ 20 " jawab pelayan itu.

 Bocah laki-laki itu mengeluarkan tangannya dari saku dan menghitung sejumlah uang.

 "Berapa semangkuk es krim biasa?"  dia bertanya.  

Saat itu para tamu sedang ramai, dan beberapa tamu terhormat terlihat tidak sabar menunggu di meja mereka, pelayan menjadi agak panik dan terburu-buru.

 " $ 15 " katanya kasar.

 Anak laki-laki kecil itu menghitung lagi uangnya.  "Aku mau es krim biasa," katanya.

 Pelayan membawa es krim, meletakkan tagihan di atas meja dan pergi.  Anak laki-laki itu menghabiskan es krimnya, membayar kasir, lalu pergi.

 Ketika pelayan kembali, dia mulai mengelap meja dan kemudian tertegun dengan apa yang dilihatnya.

 Di sana, diletakkan dengan rapi di samping mangkuk kosong, ada uang $5 – tips dari anak kecil untuk si pelayan.


---


Cerpen singkat di atas bercerita tentang kebesaran hati si anak kecil yang lebih memilih memesan es krim biasa yang lebih murah daripada es krim sundae yang lebih mahal. Walaupun sebenarnya uangnya cukup untuk membelinya, tapi si anak kecil lebih memilih memberikan tips pada pelayan, walaupun pelayan tersebut kurang ramah.

Dalam bisnis, pembeli/pelanggan adalah raja, maka siapapun dia, entah anak kecil, tua renta, miskin, kaya harus dilayani sebaik mungkin dengan senyum ramah.

Bila pelanggan puas, maka kesuksesan di masa depan akan lebih mudah tercapai.

11.12.22

Mengikat Kaki Gajah - Cerpen Singkat, Inspiratif dan Menarik

Mengikat Kaki Gajah - Cerpen Singkat, Inspiratif dan Menarik

 


Suatu ketika, seorang pria melewati seekor gajah, dia tiba-tiba berhenti dan bingung dengan kenyataan, bahwa makhluk besar ini hanya diikat dengan tali kecil di kaki depan mereka. Tidak dirantai, tidak dimasukkan kandang.  Bila dipikir, gajah dapat kapan saja melepaskan diri dari ikatan mereka, tetapi karena suatu alasan, mereka tidak melakukannya.

 Dia melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya, "mengapa hewan-hewan ini hanya berdiri di sana dan tidak berusaha melarikan diri?".  

 Sang pelatih menjawab, “ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami menggunakan tali berukuran sama untuk mengikat kaki mereka. 

 Saat mereka tumbuh dewasa, mereka percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri.  Mereka yakin tali itu masih bisa menahan mereka, jadi mereka tidak pernah mencoba melepaskan diri.

 Pria itu tercengang.  Hewan-hewan ini dapat kapan saja melepaskan diri dari ikatan mereka, tetapi karena mereka yakin tidak bisa, mereka terjebak di tempat mereka berada.


 Seperti gajah, berapa banyak dari kita menjalani hidup dengan keyakinan bahwa kita tidak dapat melakukan sesuatu hanya karena kita pernah gagal sebelumnya?

 Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran, kita bukan gajah, tapi manusia yang memiliki akal, rasa dan karsa, kita tidak boleh menyerah dalam perjuangan hidup, dan harus berusaha lebih baik dan lebih keras dari hari kemarin.

10.12.22

Pemuda Kekanakan - Cerpen Singkat dan Menarik

Pemuda Kekanakan - Cerpen Singkat dan Menarik

 


Di sebuah bis antar kota yang sedang melaju, Seorang pemuda berusia 24 tahun melihat keluar jendela dan berteriak…

 "Ayah, lihat pepohonan berlarian ke belakang!" 

Sang Ayah tampak tersenyum melihat tingkah putranya. 

Sementara itu, Pasangan muda yang duduk di dekatnya memandang perilaku kekanak-kanakan pemuda 24 tahun itu dengan kasihan.

Tiba-tiba pemuda itu berseru lagi…

"Ayah, lihat awan berlari beriringan bersama kita!"

 Pasangan muda yang memperhatikan gerak-gerik pemuda kekanakan tersebut kemudian berkata kepada lelaki tua, ayah dari si pemuda ...

 “Mengapa Anda tidak membawa putra Anda ke dokter yang baik?” 

 Pria tua itu tersenyum dan berkata… “Saya sudah melakukannya, dan kami baru saja dari rumah sakit, 

anak saya buta sejak lahir, dia baru sembuh dan baru bisa melihat dunia hari ini. Oleh sebab itu, dia sangat senang melihat hal-hal yang baru dia lihat”

....


Pesan moral dalam cerita pendek ini adalah Jangan menilai buku dari sampulnya. Setiap orang  memiliki kisah hidupnya masing-masing.  

Jangan terlalu cepat menilai orang lain, sebelum Anda benar-benar mengenal mereka. 

Karena kebenaran mungkin  tidak sama dengan yang anda pikirkan.

Pasangan muda itu tidak akan tahu atau mungkin tidak akan perduli bahwa lelaki tua, ayah si pemuda itu telah berjuang selama 25 tahun, mengorbankan semua kepentingan dan kesenangan pribadinya, hanya untuk mengobati putranya.


9.12.22

Si Tukang Kayu - Cerpen Inspiratif

Si Tukang Kayu - Cerpen Inspiratif

 

Seorang tukang kayu tua yang hampir pensiun berbicara dengan bosnya, dan mengatakan bahwa dia ingin berhenti berkerja karena ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya.  

 Bosnya sangat sedih karena lelaki tua itu adalah karyawan yang baik dan dapat diandalkan.

 Berpikir bahwa tukang kayu tua tersebut akan pensiun, bosnya meminta tukang kayu itu melakukan satu tugas lagi untuknya, yaitu membangun satu rumah.

 Karena sudah kehilangan semangatnya untuk berkerja, lelaki tua itu dengan enggan menerima permintaan bosnya dan membangun rumah dengan setengah hati.  

Dia menggunakan bahan yang murah dan membuat finishing yang biasa-biasa saja, hal tersebut berkebalikan dari sifatnya yang dulu berdedikasi dan profesional.

 Ketika dia menyelesaikan rumahnya, bos datang untuk melihatnya dan memberikan kunci kepada lelaki tua itu.  

Bos memberi tahu tukang kayu, bahwa rumah ini adalah hadiahnya sebagai tanda terima kasih atas pengabdiannya selama bertahun-tahun.

 Terkejut dengan kemurahan hati bosnya, si tukang kayu menyesali perbuatannya.  Kalau saja dia tahu bahwa ini akan menjadi miliknya, dia akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat rumah.


Pesan moral dalam cerita tersebut yaitu : 

Sama seperti tukang kayu, terkadang kinerja kita cenderung buruk saat tidak memiliki semangat dan motivasi.  

Saat kesempatan datang, sikap, semangat dan motivasi kita akan sangat memengaruhi hasil.  

Ingatlah untuk selalu mengedepankan yang terbaik saat melakukan apa saja dan untuk siapa saja, agar kita tidak menyesal pada akhirnya.


Demikian cerpen Inspiratif si tukang kayu, semoga bermanfaat

7.12.22

Wanita buta di pojok sudut pasar - Cerita Pendek Islami

Wanita buta di pojok sudut pasar - Cerita Pendek Islami
gambar ilustrasi
Kisah ini bermula di suatu ketika, sepeninggal Rasulullah, Abu Bakar As-Shidiq yang merupakan sahabat terdekat Nabi termenung. 

Dalam hatinya ia bertanya-tanya, amal saleh apa yang pernah dikerjakan oleh Rasulullah, tapi belum ia kerjakan.

Kemudian, Abu Bakar As-Shidiq bertanya kepada putrinya, yaitu Aisyah, yang juga merupakan istri Rasulullah. 

“Wahai anakku, apa kira-kira amal yang pernah dilakukan oleh Rasulullah ketika beliau masih hidup tapi belum aku kerjakan?” 

Aisyah menjawab, “Rasulullah selalu memberi makan kepada seorang wanita yahudi tua dan buta di pojok sudut pasar.” 

Tidak seberapa lama, Abu Bakar kemudian mengunjungi wanita yahudi tua tersebut dan hendak memberi serta menyuapkan makanan.  

Wanita tua dan buta itu ternyata suka berbicara hal yang buruk-buruk tentang Rasulullah. Ia menghina Rasulullah dan bahkan menyuruh orang-orang di pasar untuk tidak mengikuti ajakan Muhammad. 

Abu Bakar yang mendengar itu bergejolak hatinya, marah namun beliau masih berusaha sabar.  Ia tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Rasulullah saat memberi makan wanita tua itu. Karena Beliau pastilah akan mendengar kalimat-kalimat ejekan dan hinaan yang ditujukan bagi Beliau. 

Saat suapan pertama diberikan, Abu Bakar kaget karena wanita buta tersebut memuntahkan kembali suapannya, wanita buta ini bertanya dengan ketus, “Siapa kamu?, kamu bukan orang yang biasa memberi aku makan.”  

Abu Bakar bertanya, “Dari mana engkau tahu bahwa aku bukanlah orang yang biasa memberimu makan?” 

Wanita itu menjawab, “Makanan yang engkau beri tidak kau haluskan lebih dulu. Orang yang biasa memberiku makan selalu menghaluskan makanan lebih dulu karena ia tahu gigiku sudah tak sanggup lagi mengunyah makanan.”  

Tidak sabar dengan gejolak di hatinya ini, Abu Bakar sambil terisak berujar, 

“Ketahuilah, orang yang biasa memberimu makan sudah wafat beberapa hari yang lalu, dan aku adalah sahabatnya. Orang yang biasa memberimu makan adalah Muhammad, lelaki yang tiap hari selalu bersabar meski engkau hina dan caci, sedangkan ia tak pernah berhenti menyuapkan makanan yang dihaluskan ke mulutmu.”  

Wanita tua yang buta itu terkejut bukan main. Dan, tak lama kemudian tangisannya pun pecah. 

Ia menyesal karena selalu berkata buruk kepada orang yang ternyata sangat peduli padanya, Padahal, tidak ada seorang keluarganya pun yang peduli dengan keadaannya. Selain itu, wanita tua tersebut juga sangat menyesal karena tidak akan ada kesempatan lagi untuk bertemu dan meminta maaf. 


Hikmah dan pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita pendek di atas antara lain:

- Berhati-hati dan bijak dalam berbicara maupun menyampaikan berita, apalagi berita yang belum jelas kebenarannya.

- Jangan mudah percaya isu atau berita tanpa adanya bukti dan fakta.

- Tolonglah sesama dengan ikhlas, siapapun dan bagaimanapun dia.


Cerita pendek di atas juga dimuat di website 

https://www.republika.co.id/berita/q9w4py320/penyesalan-perempuan-yahudi-buta-yang-kerap-hina-rasulullah

6.12.22

Efek Berantai - Cerita Pendek Lucu Inspiratif

Efek Berantai - Cerita Pendek Lucu Inspiratif

Suatu ketika ada seorang pengusaha kaya yang sedang bersiap berangkat kerja. 

Ketika menuju mobilnya, seekor anjing liar  tiba-tiba keluar dari kolong mobil dan menggigit kaki pengusaha tersebut.  

Pengusaha itu sangat kesal dan melempari anjing itu dengan batu namun meleset.  Anjing itu dengan cepat kabur dari tempat kejadian.

Masih marah dengan kejadian tadi, suasana hati pengusaha itu menjadi buruk dan dia bawa ke kantornya.  

Saat rapat kantor, dia melampiaskan amarahnya pada para manajer yang hadir yang membuat mereka juga kesal.  

Usai rapat, para manajer melampiaskan kemarahannya pada karyawan yang bekerja di bawah mereka.  

Aksi berantai tersebut berlanjut ke tingkat karyawan yang lebih rendah hingga akhirnya mencapai petugas pemeliharaan alias petugas cleaning service.

Karena tidak ada orang lagi di bawahnya untuk melampiaskan amarahnya, pria itu kembali ke rumahnya dengan suasana hati yang buruk.  

Ketika istrinya membuka pintu dan bertanya mengapa dia terlambat, dia membentak istrinya dan menyuruhnya untuk tidak menanyakan pertanyaan bodoh seperti itu lain kali.

Kesal, sang istri mendatangi putranya yang sedang menonton TV dan mengomelinya.  

Sang istri ngomel karena anaknya tidak mau belajar dan hanya bermalas-malasan, dia lalu menyuruhnya mematikan televisi.

Anak laki-laki itu kesal dengan ibunya sehingga ia memutuskan keluar rumah untuk menenangkan diri.  

Saat berada di luar, dia melihat seekor anjing liar lewat dan memandanginya.  

Karena frustrasi dan marah, dia mengambil batu dan memukul anjing itu.

Sambil menggonggong kesakitan, si anjing kemudian melarikan diri. Anjing tersebut ternyata adalah anjing yang menggigit pengusaha beberapa jam sebelumnya.


Demikian cerita pendek Efek Berantai, semoga dapat diambil hikmahnya.

Pesan moral : Selalu berhati-hati dan bijak dalam bertindak, karena setiap tindakan ada konsekuensi dan tanggung jawab yang secara langsung maupun tidak langsung akan kembali pada diri kita.


Sumber :

Blog Iqna

adalah blog yang berbagi informasi, tips, tutorial seputar android, windows, hiburan, game, dan Informasi menarik lainnya, Semoga Bermanfaat.