14.12.22

Istimewa - Cerita Pendek dan Menarik

Istimewa - Cerita Pendek dan Menarik

Istimewa - Cerita Pendek dan Menarik
Seorang pembicara populer memulai seminar dengan memegang uang Rp. 100.000.  Para peserta seminar yang berjumlah 200 orang telah berkumpul untuk mendengarkan dia berbicara. 

Lalu pembicara tersebut bertanya, “Siapa yang mau uang Rp. 100.000 ini?”

200 orang mengacungkan tangannya.

Dia berkata, "Saya akan memberikan Rp. 100.000 ini kepada salah satu dari Anda, tetapi pertama-tama, biarkan saya melakukan ini dulu."  Pembicara tersebut kemudian meremas uangnya.

Dia kemudian bertanya, "Siapa yang masih menginginkannya?"

Semua 200 tangan peserta masih terangkat.

"Oke," jawabnya, "Bagaimana jika saya melakukan ini?"  Kemudian dia menjatuhkan uang kertas itu ke tanah dan menginjaknya dengan sepatunya.

Dia mengambilnya, dan menunjukkannya kepada orang banyak.  Uangnyanya jadi kusut dan kotor.

"Sekarang siapa yang masih menginginkannya?"

Semua tangan masih terangkat.

“Saudara-saudari, saya baru saja menunjukkan kepada Anda pelajaran yang sangat penting.  Apa pun yang saya lakukan terhadap uang itu, Anda tetap bersedia memilikinya karena tidak berkurang nilainya.  Itu masih bernilai Rp. 100.000.

Sering kali dalam hidup kita, hidup meremas kita dan menggulung kita di tanah.  Kita terkadang membuat keputusan yang buruk atau berurusan dengan keadaan yang buruk.  Dan kita merasa tidak berharga.

Tetapi tidak peduli apa yang telah terjadi atau apa yang akan terjadi, Anda tidak akan pernah kehilangan nilai Anda.  Anda istimewa – Jangan pernah melupakannya!

13.12.22

Batu besar di tengah jalan - cerpen singkat dan menarik

Batu besar di tengah jalan - cerpen singkat dan menarik

 

Di suatu masa, Pernah ada seorang raja yang sangat kaya.  Raja ini menempatkan sebuah batu besar di tengah jalan.  Kemudian dia bersembunyi di dekatnya untuk melihat apakah ada orang yang mencoba menyingkirkan batu besar itu dari jalan.

 Orang pertama yang lewat adalah beberapa pedagang dan pegawai istana raja yang kaya.  Alih-alih memindahkannya, mereka hanya berjalan mengelilinginya.

 Beberapa dari mereka malah dengan lantang menyalahkan Raja karena tidak memelihara jalan.  Tidak satu pun dari mereka yang mencoba memindahkan batu besar itu.

 Akhirnya, seorang petani datang.  Pundaknya memikul keranjang sayuran.  Ketika ia sampai di dekat batu besar itu, dia tidak hanya berjalan mengitarinya seperti yang dilakukan orang lain, petani itu meletakkan bebannya dan mencoba memindahkan batu itu ke pinggir jalan.  Butuh banyak usaha tetapi dia akhirnya berhasil.

 Petani itu hendak mengangkat barang-barangnya kembali dan bersiap untuk pergi ketika dia melihat sebuah kantong tergeletak di jalan dibekas batu besar itu berada.  

 Petani itu membuka kantong tersebut, dan ternyata kantong itu penuh dengan koin emas dan catatan dari raja.  Catatan raja mengatakan emas di kantong itu adalah hadiah karena telah memindahkan batu dari jalan.


 Raja menunjukkan kepada petani tersebut dan kita semua bahwa setiap rintangan menghadirkan peluang untuk memperbaiki kondisi kita.

12.12.22

Es Krim - Cerita singkat dan Menarik

Es Krim - Cerita singkat dan Menarik

 


Suatu hari di negeri Paman Sam, seorang bocah lelaki berusia 10 tahun memasuki kafe hotel dan duduk di meja.  Seorang pelayan meletakkan segelas air di depannya.

 “Berapa harga es krim sundae?”

 " $ 20 " jawab pelayan itu.

 Bocah laki-laki itu mengeluarkan tangannya dari saku dan menghitung sejumlah uang.

 "Berapa semangkuk es krim biasa?"  dia bertanya.  

Saat itu para tamu sedang ramai, dan beberapa tamu terhormat terlihat tidak sabar menunggu di meja mereka, pelayan menjadi agak panik dan terburu-buru.

 " $ 15 " katanya kasar.

 Anak laki-laki kecil itu menghitung lagi uangnya.  "Aku mau es krim biasa," katanya.

 Pelayan membawa es krim, meletakkan tagihan di atas meja dan pergi.  Anak laki-laki itu menghabiskan es krimnya, membayar kasir, lalu pergi.

 Ketika pelayan kembali, dia mulai mengelap meja dan kemudian tertegun dengan apa yang dilihatnya.

 Di sana, diletakkan dengan rapi di samping mangkuk kosong, ada uang $5 – tips dari anak kecil untuk si pelayan.


---


Cerpen singkat di atas bercerita tentang kebesaran hati si anak kecil yang lebih memilih memesan es krim biasa yang lebih murah daripada es krim sundae yang lebih mahal. Walaupun sebenarnya uangnya cukup untuk membelinya, tapi si anak kecil lebih memilih memberikan tips pada pelayan, walaupun pelayan tersebut kurang ramah.

Dalam bisnis, pembeli/pelanggan adalah raja, maka siapapun dia, entah anak kecil, tua renta, miskin, kaya harus dilayani sebaik mungkin dengan senyum ramah.

Bila pelanggan puas, maka kesuksesan di masa depan akan lebih mudah tercapai.

11.12.22

Mengikat Kaki Gajah - Cerpen Singkat, Inspiratif dan Menarik

Mengikat Kaki Gajah - Cerpen Singkat, Inspiratif dan Menarik

 


Suatu ketika, seorang pria melewati seekor gajah, dia tiba-tiba berhenti dan bingung dengan kenyataan, bahwa makhluk besar ini hanya diikat dengan tali kecil di kaki depan mereka. Tidak dirantai, tidak dimasukkan kandang.  Bila dipikir, gajah dapat kapan saja melepaskan diri dari ikatan mereka, tetapi karena suatu alasan, mereka tidak melakukannya.

 Dia melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya, "mengapa hewan-hewan ini hanya berdiri di sana dan tidak berusaha melarikan diri?".  

 Sang pelatih menjawab, “ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami menggunakan tali berukuran sama untuk mengikat kaki mereka. 

 Saat mereka tumbuh dewasa, mereka percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri.  Mereka yakin tali itu masih bisa menahan mereka, jadi mereka tidak pernah mencoba melepaskan diri.

 Pria itu tercengang.  Hewan-hewan ini dapat kapan saja melepaskan diri dari ikatan mereka, tetapi karena mereka yakin tidak bisa, mereka terjebak di tempat mereka berada.


 Seperti gajah, berapa banyak dari kita menjalani hidup dengan keyakinan bahwa kita tidak dapat melakukan sesuatu hanya karena kita pernah gagal sebelumnya?

 Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran, kita bukan gajah, tapi manusia yang memiliki akal, rasa dan karsa, kita tidak boleh menyerah dalam perjuangan hidup, dan harus berusaha lebih baik dan lebih keras dari hari kemarin.

10.12.22

Pemuda Kekanakan - Cerpen Singkat dan Menarik

Pemuda Kekanakan - Cerpen Singkat dan Menarik

 


Di sebuah bis antar kota yang sedang melaju, Seorang pemuda berusia 24 tahun melihat keluar jendela dan berteriak…

 "Ayah, lihat pepohonan berlarian ke belakang!" 

Sang Ayah tampak tersenyum melihat tingkah putranya. 

Sementara itu, Pasangan muda yang duduk di dekatnya memandang perilaku kekanak-kanakan pemuda 24 tahun itu dengan kasihan.

Tiba-tiba pemuda itu berseru lagi…

"Ayah, lihat awan berlari beriringan bersama kita!"

 Pasangan muda yang memperhatikan gerak-gerik pemuda kekanakan tersebut kemudian berkata kepada lelaki tua, ayah dari si pemuda ...

 “Mengapa Anda tidak membawa putra Anda ke dokter yang baik?” 

 Pria tua itu tersenyum dan berkata… “Saya sudah melakukannya, dan kami baru saja dari rumah sakit, 

anak saya buta sejak lahir, dia baru sembuh dan baru bisa melihat dunia hari ini. Oleh sebab itu, dia sangat senang melihat hal-hal yang baru dia lihat”

....


Pesan moral dalam cerita pendek ini adalah Jangan menilai buku dari sampulnya. Setiap orang  memiliki kisah hidupnya masing-masing.  

Jangan terlalu cepat menilai orang lain, sebelum Anda benar-benar mengenal mereka. 

Karena kebenaran mungkin  tidak sama dengan yang anda pikirkan.

Pasangan muda itu tidak akan tahu atau mungkin tidak akan perduli bahwa lelaki tua, ayah si pemuda itu telah berjuang selama 25 tahun, mengorbankan semua kepentingan dan kesenangan pribadinya, hanya untuk mengobati putranya.


Blog Iqna

adalah blog yang berbagi informasi, tips, tutorial seputar android, windows, hiburan, game, dan Informasi menarik lainnya, Semoga Bermanfaat.